Mabrur

Semoga menjadi haji yang mabrur, begitu kita sering mendengar bila ada orang baru pulang dari menunaikan ibadah haji, sehingga kesannya mabrur itu hanya untuk haji saja.


Dikarenakan mabrur berarti senantiasa memperbaiki diri dalam kebaikan, maka tentu saja mabrur tersebut bukan hanya untuk yang baru menyandang predikat haji saja, melainkan untuk semua orang yang memang sudah seharusnya senantiasa meningkatkan serta memperbaiki dirinya, sepanjang hidupnya.

 

Hari ini harus lebih baik dari kemarin, tahun ini harus lebih baik dari tahun kemarin, kata-kata tersebut begitu sering kita mendengarnya, namun setiap kali kita mendengarnya, setiap kali pula kita merasa begitu berat sekali bila harus melaksanakannya, kita mencari-cari apa yang dapat kita lakukan hari ini agar dapat lebih baik dari kemarin, sedemikian susah mencarinya sehingga rasanya tidak mungkin kita dapat menemukan ide untuk senantiasa lebih baik untuk setiap harinya, sehingga akhirnya kita berfikir apakah kata-kata tersebut tidak salah atau terlalu muluk?.

 

Menjadi lebih baik setiap harinya memang rasanya hampir mustahil melakukannya, setelah kita mencobanya satu bulan saja maka kita akan segera kehabisan ide serta tenaga kita untuk melakukan tiga puluh hal baru dan terus harus ditambah, sehingga bila satu tahun saja berarti kita harus melakukan tiga ratus enampuluhan kebaikan, wah... itu hal yang mustahil kita fikir dapat lakukan, bagaimana dengan tahun-tahun selanjutnya?..

 

Selagi SD kita diharuskan belajar menulis halus, setiap hari kita melatihnya disekolah sehingga setelah sekian tahun tulisan kita makin membagus serta semakin halus terus, dan seterusnya dalam kehidupan kita menulis dan menulis sehingga bertambah bagus serta rapi tulisan kita, itu terjadi karena kita istiqomah dalam menulis, itu dia... kita mulai melihat bahwa istiqomah atau sesuatu yang berkesinambungan dapat membuat suatu hal akan menjadi bertambah baik serta bertambah sempurna setiap kali kita mengulangnya, jadi bertambah baik tidaklah selalu harus menambah perbuatan baiknya, melainkan dengan mengulang perbuatan baik tersebut, otomatis nilai atau hasil perbuatan tersebut pun akan bertambah baik pula.

 

Kalau begitu jelaslah sudah, bahwa untuk menjadi lebih baik setiap harinya tidaklah sesulit seperti apa yang kita bayangkan, bahkan sedemikian mudahnya, jangankan setiap hari bertambah baik, dalam satu hari beberapa kali bertambah baik sekalipun tidaklah sulit, dalam satu hari kita senyum kepada sepuluh orang saja demi silaturahmi yang sangat dianjurkan oleh Allah melalui RasulNya, maka akan terjadi peningkatan dalam kualitas senyum silaturahmi kita sebanyak sepuluh kali peningkatan dengan nilai yang entah berapa, hanya Allah saja yang tahu.

 

Oleh karena itu maka siapa saja orang yang mau dengan istiqomah menjalankan pola kehidupan islami dalam

kesehariannya, maka otomatis dia akan mendapatkan kemajuan, perbaikan ataupun peningkatan dirinya yang sulit dihitung banyaknya begitu pula nilai pahalanya.
 

Dengan segala kemudahan serta kemurahan yang diberikan oleh Allah tersebut maka sudah seharusnyalah bila kita segera menerapkannya dalam keseharian kita secara istiqomah pola hidup islami tersebut.

 

-=*=-