Make your own free website on Tripod.com

Moon Side

Banyak orang yang sudah pernah menginjak bulan yang sering kita lihat pada saat malam hari, begitu katanya berita ilmu pengetahuan mengatakan kepada kita yang awam, tapi kenapa belum ada juga yang tahu sisi bulan yang tidak pernah menghadap ke bumi ini.


Bulan yang hampir setiap malam terlihat oleh kita mungkin kita mengira berputarnya sama dengan bumi berputar, padahal tidaklah demikian kenyataannya, bulan berputar sebagaimana baling-baling atau kitiran berputar, jadi yang kita lihat selalu lah bahagian depannya dan tidak pernah terlihat bagian belakangnya.

 

Seperti apa sih bagian belakang bulan itu?, atau yang biasa disebut sebagai bagian gelap dari bulan, jawabannya tentu saja mudah, belum tahu sebab belum pernah jalan-jalan kesana.

 

Memang aneh... banyak orang pernah kesana tetapi belum pernah ada yang tahu seperti apa belakang bulan tersebut, bahkan foto-fotonya pun tidak pernah ada, wah jadi curiga nih... jangan-jangan belakangnya rata kaya mangkuk, jadi kita hanya lihat pantatnya saja.

 

Tapi biarlah ceritera aneh yang simpang-siur itu kita abaikan saja, tidak perlu menjadi pikiran kita, toh hanya masalah sisi biasa serta sisi tidak biasa saja.

 

Bicara masalah sisi biasa atau normal dan sisi tidak biasa atau tidak normal atau tidak umum, di fikir-fikir boleh juga sisi tidak umum ini dipergunakan untuk mengupas banyak masalah dari sudut pandang sisi yang tidak umum, maklum kalau dikupas secara umum tentu sudah umum pula orang mengupasnya.

 

Pula jaman sekarang ini sudah sulit untuk mencari kebenaran yang hakiki dari kebenaran umum atau kebenaran banyak orang, sebab banyak orang sudah terkena pengaruh dari banyak media umum yang terprogram secara sistematik.

 

Sudah umum para wanita mengejar karir menjadi wanita karir sekarang ini, menjadi ibu rumah tangga sungguh menjadi merasa rendah diri serta ketinggalan jaman, oleh jaman yang maju entah ke arah mana.

 

Ya sudah... pokoknya kita bahas membahasnya dari sisi yang tidak umum aja begitu, supaya tidak umum hasil dari pembahasan secara tidak umumnya itu.

 

Siapa tahu hasil pembahasan secara tidak umum tersebut dapat menghasilkan sesuatu yang cukup umum pada sisi-sisi yang tidak umum.

 

-=*=-