Make your own free website on Tripod.com

Saat Terbangun

Ya Allah, aku terjaga olehMu dalam nikmat, 'afiat, dan terjaganya rahasia-rahasia, maka sempurnakanlah nikmatMu, 'afiatMu dan penjagaanMu itu atasku, di dunia dan diakhirat.

Kami terjaga di pagi atau sore hari dalam fitrah Islam, dan kalimat ikhlas dan dalam agama Nabi kami, Muhammad SAW, dan dalam millat bapak kami Ibrahim yang hanif sedang dia bukan seorang musyrik.

Sesungguhnya kami terjaga di pagi atau sore hari dengan kerajaan ini seluruhnya adalah milik Allah, dan segala puji bagi Allah, tiada sekutu bagiNya, tiada Tuhan selain Dia dan kepadaNya kami akan dibangkitkan.

Kurang lebih begitulah arti dari tiga do'a pagi dan sore yang berkaitan dengan terjaga, mungkin do'a-do'a tersebut diatas terlihat kurang menarik dikarenakan tidak menjanjikan suatu kesenangan yang pada umumnya diinginkan orang-orang, sehingga akan menjadi enggan serta kurang bersemangat untuk membaca atau mengamalkannya.


Mungkin kita terlupa bahwa sisi lain dari do'a yang kita fahami sebagai sarana meminta kepada Allah, adalah juga merupakan sarana pengingat, yang akan mengingatkan kita akan apa yang sebenarnya kita mintakan tersebut, sehingga menjadi jelas serta kuat alasan kita untuk memintanya, sebab untuk apa meminta sesuatu yang sudah kita punyai, walaupun kita bermaksud memintanya lagi agar ditambah, sungguh akan terasa kurang baik bila kita meminta sesuatu yang sudah kita punyai, sedangkan hal lain yang mungkin lebih penting untuk di mintakan kita melupakannya, sehingga terkesan bahwa kita adalah orang yang tidak tahu prioritas serta tidak mensyukuri pemberian yang sudah kita miliki.

 

Mengingat bahwa milik kita yang kita syukuri akan dilipat gandakan oleh Allah, maka sudah selayaknyalah kita mensyukuri segala apa yang kita miliki, serta berdo'a agar ditambahkan kelengkapannya, disamping itu sebaiknya kita senantiasa mengingat bahwa segala milik kita tersebut hanyalah pinjaman atau titipan dari Allah, yang bila kita pandai merawatnya Allah akan suka menitipkan apapun sebanyak yang kita mampu.

 

Bila kita amati dengan lebih cermat, maka akan kita dapati bahwa ketiga do'a tersebut diatas cenderung lebih mengingatkan kita kepada mensyukuri apa yang telah kita dapatkan, dibanding dengan do'a agar diberikan penyempurnaannya, yang pertama untuk perseorangan, sedangkan yang dua lainnya untuk ummat, bahkan yang untuk ummat ini memang benar-benar hanya sebagai pengingat atau bahkan peringatan.

 

Awal dari tubuh kita adalah tanah, awal dari kehidupan kita adalah tiupan, awal dari dunia kita adalah kelahiran, awal dan akhir dari setiap hari islam adalah maghrib, awal dari hari kehidupan manusia adalah terbangun dari tidur, awal dari hari akhirat adalah terbangun dari dunia, setiap saat sepanjang waktu Allah yang tidak pernah mengantuk dan tidur, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang serta Maha Menjaga lagi Maha Memelihara, senantiasa menjaga, memelihara serta menyayangi kita.

 

Teringat akan arti lain dari terjaga bahasa indonesia, terjaganya kita oleh Allah yang Maha Menjaga, dapat kita hayati melalui awal dari hari kehidupan manusia yaitu terbangun, selain itu arti dari terjaga, terpelihara, terlindungi, terbangun  ataupun tersadar itu sendiri dapat diartikan sebagai terjaga dari tidur, dari mimpi, dari lamunan, dari khilaf, dari dosa, dari dunia atau apapun juga yang melalaikan serta menghilangkan kesadaran kita, yang bila do'a-do'a tersebut kita kaitkan dengan semua arti tersebut maka akan menghabiskan entah berapa banyak kertas dan tinta.

 

Saat kita terbangun dari tidur kita atau mungkin saja terbangun dari lamunan, pada saat akal kita belum menguasai jiwa kita, adalah saat kita paling jujur terhadap diri kita sendiri tentang bagaimana kondisi atau keadaan jiwa kita, oleh karena itu akan menjadi lebih mudah bila kita mengambil contoh situasi kita, pada saat kita baru terbangun dari tidur kita.

 

Umumnya kita bangun dari tidur kita atau kita tersadar dari lamunan kita dalam keadaan tenang, tidak dengan terkejut atau dengan terkaget-kaget, bahkan mungkin masih sempat meregangkan otot-otot kita yang terasa kaku, semua itu menunjukan bahwa jiwa kita dalam keadaan aman, tenang dan tentram yang dapat dikatakan pula bahwa sebenarnya kita dalam keadaan bahagia, yang juga dapat dikatakan bahwa kita terjaga oleh Allah dalam nikmat ketentraman, dalam aman dari marabahaya atau 'afiat serta tentram dari ancaman kegelisahan dosa-dosa kita.

 

Kita akan dapat merawat kebahagiaan kita di dunia serta akhirat bila kita senantiasa menjaga kebersihan kesucian jiwa kita sesuai dengan syariat islam, berpedoman hidup pada kebenaran ayat-ayat qur'an yang telah diturunkan atau diberikan oleh Allah demi keselamatan manusia, berpola hidup sesuai petunjuk hadist nabi Muhammad SAW., menjauhi kemusyrikan sebagaimana dicontohkan nabi Ibrahim, mengambil pelajaran dari orang-orang sholeh yang telah mendapat petunjuk jalan yang lurus dari Allah serta mewaspadai apa-apa yang samar atau syubhat.

 

Do'a ketiga mengingatkan kita agar senatiasa menjaga kesadaran kita bahwa segala-sesuatu yang ada didunia ini baik yang nyata maupun yang ghaib hanyalah milik Allah termasuk apa yang dititipkan kepada kita, Allah menciptakan alam semesta hanyalah untuk menjaga serta memelihara manusia agar tidak binasa oleh keMahaanNya, oleh karena itu kita harus mensyukuri segala ciptaan Allah tersebut, karena sesungguhnya tidak akan ada makhluk apapun yang dapat menjaga serta memelihara manusia apalagi harus menyediakan sarananya berupa semesta kecuali hanya Allah saja yang Maha Kuasa lagi Maha Pencipta, oleh Allah lah kita dibuat, dipelihara, dijaga dan hanya kepada Allah yang Maha Adil saja kita akan kembali nanti untuk menerima keputusannya.

 

Ketiga do'a tersebut setelah dicoba untuk difahami melalui awal hari kehidupan kita, maka dapat ditemukan bahwa ketiga do'a tersebut dapat menjadikan kita orang yang pandai bersyukur, dapat membina serta merawat kebahagiaan kita dunia akhirat melalui pola hidup yang islami, mengurangi bahkan mungkin menghapuskan dosa-dosa kita, kukuh iman islamnya, terjauh dari kewas-was dan raguan serta kemusyrikan, orang yang waspada serta penuh kesadaran sehingga sulit untuk dijerumuskan syaitan.

 

-=*=-